Apa itu antibiotik?
Antibiotik merupakan obat yang digunakan dalam pencegahan dan pengobatan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Dalam arti lain, antibiotik adalah zat antibakteri yang diperoleh dari berbagai spesies mikroorganisme seperti bakteri dan jamur yang dapat menghambat pertumbuhan dan membunuh mikroorganisme.

Kapan antibiotik diperlukan?

Antibiotik hanya efektif terhadap infeksi bakteri, jadi bukanlah sebuah Solusi terhadap semua jenis penyakit. Diagnosa dan Keputusan penggunaan antibiotik diputuskan oleh dokter berdasarkan indikasi yang sesuai. Pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik sangat perlu untuk diketahui. Rendahnya tingkat pengetahuan antibiotik dapat menurunkan kualitas hidup khususnya kesehatan. Ketidaktepatan penggunaan antibiotik menyebabkan pasien tidak membaik atau bahkan menjadi lebih sakit.

Kesalahan dalam penggunaan antibiotik juga dapat memicu keadaaan dimana bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik atau yang dikenal dengan resistensi antibiotik. Resistensi antibiotik merupakan masalah global dalam dunia kesehatan.

Berdasarkan data dari WHO tahun 2014, menunjukkan bahwa Asia Tenggara memiliki angka tertinggi dalam kasus resistensi antibotik di dunia, khususnya infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus Methicillin, sehingga mengakibatkan menurunnya fungsi antibiotika tersebut. 

Salah satu penyebab utama resistensi antibiotik adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat, termasuk minum antibiotik untuk penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti batuk pilek, dan penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan diagnosis penyakit. 

Aturan 4T Penggunaan Antibiotik

  • Tepat indikasi: Gunakan hanya jika diresepkan oleh dokter.
  • Tepat Pasien: Jangan menggunakan sisa obat lama atau memberikan resep milik orang lain kepada anggota keluarga lain.
  • Tepat Dosis & Waktu: Minum sesuai aturan jam dan takaran yang diberikan tenaga kesehatan.
  • Tepat Lama Pemberian (Habiskan): Wajib dihabiskan sesuai anjuran dokter meskipun kondisi tubuh sudah terasa sehat.

Waspada Efek Samping & Pembuangan: Jangan menyimpan sisa antibiotik di rumah; konsultasikan ke apoteker untuk cara pembuangan obat yang aman. 


Sumber :

A. Zuhriyah, N. Februyani, dan L. A. Jamilah, "Tingkat Pengetahuan Penggunaan Antibiotik Jenis Amoxicillin Pada Masyarakat Desa Pilanggede Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro," Hospitality 41, Bojonegoro, 2018. 
T. Arta, W. Indayany, dan D. Afriani, "Studi Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Antibiotik Di Kelurahan Ardipura Kota Jayapura," Jayapura, 2022.