Assalamualaikum Wr.Wb, Dalam rangka memperingati hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Nasional yang jatuh pada tanggal 3 maret 2022, perlu kita tanya kepada diri kita sendiri apakah kita sudah memelihara Kesehatan telinga dan pendengaran kita dengan baik? Banyak dari kita yang mungkin membersihkan telinga hanya dengan cotton bud dan tidak pernah melakukan pemeriksaan dan pembersihan rutin ke dokter spesialis THT. Seperti yang kita tahu membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud beresiko menyebabkan terdorongnya kotoran telinga masuk ke telinga dalam atau kapas cotton bud tertinggal di telinga yang dapat menyebabkan telinga terasa penuh ataupun infeksi telinga, maka dari itu cara terbaik yang dapat kita lakukan adalah rutin melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis THT.
Penyakit telinga yang umum terjadi antara lain;
1. Otitis Eksterna yang merupakan infeksi telinga luar yang dapat disebabkan karena mengorek telinga terlalu sering atau air yang masuk ke saluran telinga luar yang menyebabkan adanya infeksi bakteri.
2. Otitis Media, infeksi telinga tengah, biasanya penyakit ini terjadi bersamaan dengan batuk pilek dikarenakan terdapat saluran yang menghubungkan telinga dan tenggorokan serta belakang rongga hidung (saluran eustachius), jika salurannya tersumbat dapat menyebabkan infeksi telinga tengah. Infeksi tersebut dapat juga menyebabkan pecahnya gendang telinga bila tidak segera diobati dengan baik.
3. Otitis Interna, infeksi telinga dalam yang disebabkan karena otitis media yg tidak terobati
4. Tinnitus atau telinga berdenging yang dapat disebabkan oleh gangguan saraf pendengaran, penumpukan kotoran, mendengar suara bising dalam waktu lama dan lain-lain
5. Penumpukan kotoran, yang disebut juga cerumen poop, disebabkan karena terlalu sering mengorek telinga, dan tidak pernah membersihkan telinga dengan cara yang tepat ke dokter spesialis THT.
6. Penurunan pendengaran atau tuli, tuli dibagi menjadi konduktif dan sensorineural. Tuli konduktif dapat disebabkan oleh otitis eksterna, media, kotoran telinga, kelainan bawaan. Sedangkan tuli sensorineural dapat terjadi dikarenakan faktor usia, paparan bising lama atau kuat (ledakan), penggunaan obat-obatan.
Cara Menjaga Kebersihan Telinga :
1) Hindari membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud
Membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud, atau alat lainnya seperti bulu ayam, penjepit, dll dapat beresiko menyebabkan infeksi telinga dan bahkan membuat kotoran telinga lebih masuk ke dalam dan lebih sulit untuk dikeluarkan. Sebenarnya telinga memiliki cara alami untuk membersihkan telinga, namun karena kotoran yg terlalu menumpuk mmeicu kita untuk membersihkannya dengan cotton bud. Cara yang aman dan direkomendasikan untuk membersihkan adalah menggunakan kain yang dibasahi air, diperas, lalu dibalutkan pada jari, kemudian digunakan untuk membersihkan telinga bagian luar.
2) Hindari mendengar suara bising terlalu lama dan keras
Mendengarkan bising terlalu lama di tempat kerja atau di tempat yang dekat dengan pabrik, rel kereta api, atau tempat dengan suara bising yang keras tanpa menggunakan pelindung telinga dapat mempengaruhi pendengaran, yaitu membuat pendengaran berkurang bahkan sampai tuli, bila keluhan tidak langsung ditangani.
3) Hindari penggunaan earphone dalam jangka panjang
Sama seperti diatas, penggunaan earphone yang sering dan lama dapan menyebabkan pendengaran berkurang. Sebaiknya penggunaan earphone tidak lebih dari 1 jam dengan suara yang minimal tidak menggunakan volume yang besar.
4) Jaga telinga agar selalu kering
Kelembapan telinga berlebih dapat menyebabkan bakteri mudah berkembang biak dan menyebabkan infeksi pada telinga. Maka dari itu selesai kita berenang atau setelah mandi sebaiknya kita keringkan dengan menggunakan handuk kering.
5) Istirahatkan telinga
Dikarenakan telinga merupakan salah organ yang bekerja dari kita bangun dan saat bekerja, baiknya kita istirahatkan telinga dengan menjauh dari suara bising.
6) Hindari penggunaan obat yang dapat merusak telinga
Obat yang dapat merusak telinga atau obat yang bersifat ototoksik yang harus kita hindari penggunaan jangka panjangnya antara lain,
a) Aspirin, terutama apabila dikonsumsi dlm jumlah banyak (8-12 pil) setiap harinya.
b) Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid (OAINS), yang biasanya digunakan untuk mengurangi nyeri.
c) Antibiotik tertentu, terutama golongan aminoglikosida.
d) Obat-obatan diuretik, yang biasanya digunakan untuk mengobati hipertensi, gagal jantung, maupun gagal ginjal.
e) Obat-obatan kemoterapi untuk kanker.
7) Segera obati jika terkena batuk pilek
Seperti yang kita ketahui terdapat saluran tuba eustachius yang mengubungkan telinga tengah dengan tenggorokan dan rongga hidung belakang, jika tersumbat dapat menyebabkan infeksi telinga tengah. Maka dari itu kita harus segera mengobati batuk pilek supaya tidak menginfeksi telinga, terutama pada usia anak, karena anak memiliki saluran eustachius yang lebih pendek dan rentan mengalami penyumbatan dan infeksi.
8) Lakukan pemeriksaan dan pembersihan telinga secara rutin ke dokter
Hal ini merupakan cara terbaik dan paling aman untuk membersihkan telinga, dan kita disarankan untuk melakukan pemeriksaan atau tes telinga agar mengetahui fungsi telinga kita apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak, terutama bagi para pekerja yang sering terpapar bising.
Dengan tulisan ini semoga kita menjadi lebih memperhatikan kebersihan telinga kita bukan hanya di hari nasional saja melainkan di setiap harinya. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua sekaligus menambah ilmu kita sehingga kita dapat menerapkannya di masa yang mendatang aamiin ya rabbal alamin. Salam sehat untuk warga sukabumi, mohon maaf bila ada kesalahan kata atau tulisan, wassalamualaikum wr. wb



