Pada artikel sebelumnya, kita telah mengenal berbagai jenis penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, hingga kelainan irama jantung. Meskipun dampaknya sangat serius, sebagian besar penyakit jantung sebenarnya dapat dicegah sebelum kerusakan pada pembuluh darah dan otot jantung terjadi.
Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan langkah pencegahan utama melalui perilaku CERDIK:
- Cek kesehatan secara rutin: Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan gula darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Lakukan pemeriksaan rutin setidaknya satu kali dalam setahun untuk memantau kondisi ini sebelum menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
- Enyahkan asap rokok: Bahan kimia dalam rokok biasa maupun rokok elektrik (vape) dapat merusak dinding pembuluh darah dan mempercepat pembentukan plak kolesterol. Berhenti merokok serta menghindari asap rokok adalah langkah penting untuk melindungi jantung.
- Rajin aktivitas fisik: Jantung adalah otot yang perlu dilatih agar fungsi pompanya tetap kuat. Lakukan olahraga intensitas sedang seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang selama minimal 30 menit sehari (total 150 menit seminggu) untuk menjaga kelenturan pembuluh darah.
- Diet yang seimbang: Batasi asupan garam maksimal satu sendok teh per hari untuk mencegah kenaikan tekanan darah. Kurangi makanan gorengan dan tinggi lemak jenuh, serta perbanyak konsumsi sayur, buah, dan makanan kaya serat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
- Istirahat yang cukup: Tidur berkualitas selama 7 hingga 9 jam setiap malam sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kurang tidur secara terus-menerus dapat memicu lonjakan hormon stres yang membuat tekanan darah dan detak jantung tetap tinggi.
- Kelola stres dengan baik: Stres berkepanjangan dapat merangsang reaksi peradangan pada dinding pembuluh darah. Luangkan waktu untuk beristirahat, melakukan hobi, atau berkumpul bersama keluarga agar pikiran dan jantung tetap sehat.
Mencegah penyakit jantung adalah bentuk investasi kesehatan jangka panjang. Jangan menunggu hingga muncul gejala seperti nyeri dada atau sesak napas. Apabila Anda memiliki faktor risiko atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung, segeralah berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Islam Assyifa untuk mendapatkan panduan pencegahan dan pengobatan yang tepat.



